Isolasi Berjalan Ketat, Hotel Grand Fatma Sisa 23 Kamar

img

Hotel Grand Fatma: foto: istimewa

 

TENGGARONG- Suasana Hotel Grand Fatma Tenggarong, Sabtu(4/4) sore terlihat sangat sepi, hanya terparkir satu mobil dan empat sepeda motor. Pintu utama hotel juga tertutup rapat blokade, dan terlihat beberapa petugas Satpol PP Kukar berjaga disana, ini dampak hotel yang berlokasi dijalan Pesut tersebut, dijadikan tempat isolasi bagi pelajar dan mahasiswa Kukar yang berstatus Orang Dalam Pemantauan(ODP), karena menempuh study diluar Kukar khusus didaerah yang pandemi kasus Corona tinggi. Selain hotel Grand Fatma, hotel lainnya seperti Grand Elty dan Lesung Batu juga dijadikan tempat isolasi.

"Untuk hotel Grand Fatma ada 87 orang yang diisolasi, masih ada 23 kamar yang kosong. Hotel Lesung Batu sekitar 33 orang yang diisolasi. Hotel Grand Elty 108 orang yang diisolasi. Sedangkan 17 orang sedang lakukan isolasi di wisma atlet Tenggarong Seberang," jelas Bupati Edi Damansyah, belum lama ini.

Edi memberikan alasan, kenapa pelajar dan mahasiswa asal Kukar yang berkuliah diluar Kukar, merupakan aset berharga dan calon pemimpin Kukar dimasa yang akan datang, yang harus pemkab Kukar jaga.

"Beberapa orang yang juga berstatus ODP, juga dilakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing," jelasnya.

Untuk penanganan corona, pemkab kukar membuat program strategis yang terstruktur dan terukur, bagi pihak yang berdampak corona, diantara program dibidang sosial dan ekonomi. Dibidang sosial, seperti pemberian insentif bagi nakes dan dokter yang berjuang penanganan corona, serta penyedian tambahan Alat Pelindung Diri(APD), yang ini sangat penting dan diperlukan dalam kondisi sekarang.

"Dibidang ekonomi, akan dilakukan operasi pasar terbatas, bagi masyarakat yang berdampak, serta program lainnya," ujarnya

Perkembangan data sebaran covid-19 di kukar, berdasarkan data dinkes kukar per 4 April 2020, untuk ODP berjumlah 408 orang, PDP masih tersisa 15 orang, serta positif terkomfirmasi masih tetap 2 orang.(and)